Friday, October 10, 2014

Ini Dia Empat Teknik Penggalian Berita



BANDUNG - Dosen pengampu mata kuliah Penulisan Berita, Enjang Muhaemin, mengajarkan empat teknik dalam menggali berita pada Jumat (10/10). Bertempat di ruang Z8, kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Jurnalistik semester 3, kelas B.

Enjang memaparkan, terdapat empat cara untuk menggali berita. Mulai dari wawancara, riset dokumentasi, observasi, dan investigasi. Keempat teknik ini dipakai wartawan untuk menggali berita.

Menurut Enjang, teknik wawancara merupakan proses tanya jawab antara narasumber dan wartawan tentang suatu topik. "Istilahnya, kita meminjam indera nara sumber agar tahu yang terjadi," ujar pria berkumis ini.

Teknik selanjutnya adalah riset dokumentasi. Teknik ini menuntut wartawan untuk mencari tahu seputar topik yang akan dibahas. Terkadang narasumber tidak dapat menjelaskan secara lengkap tentang suatu hal. Oleh sebab itu, kita membutuhkan riset dokumentasi untuk melengkapi berita.

Teknik penggalian data yang selanjutnya adalah teknik observasi. Teknik ini 'memaksa' wartawan untuk terjun langsung ke lapangan dan mencari data di sana.

Teknik yang terakhir adalah teknik investigasi. "Hanya wartawan senior yang mempunyai jam terbang yang tinggi yang pandai melakukan teknik ini," ujar Enjang. Teknik ini menuntut wartawan untuk melakukan penggalian data melalui penyelidikan dan penyamaran.

Hani, mahasiswi yang ikut hadir dalam kelas, berpendapat teknik yang paling mudah adalah teknik observasi. Sedangkan teknik yang paling sulit adalah teknik investigasi. "Yang susah mah investigasi. Soalnya kan harus mendalam banget. Kita harus nyari berita yg sifatnya khusus,  belum lagi biasanya kalo investigasi, wartawan yang profesional itu harus bisa nyamar gitu, setau gue," ujarnya.

0 comments: