Media massa dewasa ini memiliki saudara baru yang sedang viral di kalangan masyarakat. Ya, media online. Kedatangan media online ini otomatis mengubah karakteristik media massa yang sudah ada. Berikut perubahan yang telah terjadi pada media massa sejauh ini:
Perubahan format media
Media saat ini sudah bertransformasi ke dalam bentuk digital. Bahkan media massa seperti cetak, televisi, dan radio saat ini juga membagikan kontennya di internet.
Hal ini tentunya memudahkan kita sebagai audience dalam mencari informasi atau data. Tidak dibutuhkan waktu yang lama untuk mencari informasi untuk melengkapi tugas kita. Hanya dengan membuka google, semua masalah dapat diatasi.
Hal ini tentunya memudahkan kita sebagai audience dalam mencari informasi atau data. Tidak dibutuhkan waktu yang lama untuk mencari informasi untuk melengkapi tugas kita. Hanya dengan membuka google, semua masalah dapat diatasi.
Perubahan target bisnis
Dahulu, media cetak hanya mengejar oplaag/ pendistribusian medianya. Semakin banyak koran atau majalah yang didistribusikan, semakin terlihat sukses dan populer lah media tersebut. Tetapi kini tidak seperti itu.
Media massa untuk mencapai kata populer dilihat dari seberapa ramai websitenya dikunjungi oleh masyarakat.
Perubahan cara mengkonsumsi berita
Dahulu kita harus pergi ke kios koran atau harus duduk berlama-lama di depan televisi/ radio untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan. Kini tidak lagi. Kita dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan hanya dengan sentuhan jari di gawai. Luar biasa.
Perubahan Konten
Seperti yang kita ketahui, koran hanya bisa menampilkan sedikit foto dengan banyak teks. Begitu pula radio, kita hanya dapat menikmati informasi dalam bentuk audio. Mungkin televisi memiliki cakupan yang sedikit lebih banyak. Tetapi televisi tidak efisien. Ketika kita di kereta api, kita tidak bisa menonton televisi. Hm.
Oleh sebab itu muncul lah media online dengan konten yang beragam yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Formatnya juga beragam. Teks saja? Ada. Audio saja? Ada. Mau video? Ada pastinya!
Seperti yang kita ketahui, koran hanya bisa menampilkan sedikit foto dengan banyak teks. Begitu pula radio, kita hanya dapat menikmati informasi dalam bentuk audio. Mungkin televisi memiliki cakupan yang sedikit lebih banyak. Tetapi televisi tidak efisien. Ketika kita di kereta api, kita tidak bisa menonton televisi. Hm.
Oleh sebab itu muncul lah media online dengan konten yang beragam yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. Formatnya juga beragam. Teks saja? Ada. Audio saja? Ada. Mau video? Ada pastinya!
Audience change
Dahulu jurnalis hanya menulis kontennya untuk manusia. Berbeda dengan kini. Loh, selain manusia ada lagi? Jawabannya ada!
Ya, kini jurnalis dituntut tidak hanya menulis untuk manusia. Lebih dari itu, jurnalis harus menulis juga untuk mesin pencari/ search engine dan robots. Alasannya? Agar tulisan yang dihasilkan mudah ditemukan dan dapat dijangkau oleh banyak orang.
Ya, kini jurnalis dituntut tidak hanya menulis untuk manusia. Lebih dari itu, jurnalis harus menulis juga untuk mesin pencari/ search engine dan robots. Alasannya? Agar tulisan yang dihasilkan mudah ditemukan dan dapat dijangkau oleh banyak orang.
Perubahan format text
Jurnalis dituntut untuk memudahkan para audiencenya. Salah satunya dengan mengubah kebiasaannya untuk menggunakan justify dengan allign left. Tujuannya agar tulisan mudah dipindai/ scan.
Para jurnalis dewasa kini makin mengerti kita yang sibuk dan tidak mempunyai banyak waktu untuk membaca keseluruhan informasi. Akhirnya, dibuatlah format tulisan yang mudah untuk dipindai mata kita. Kita sebagai audience yang diuntungkan.
Para jurnalis dewasa kini makin mengerti kita yang sibuk dan tidak mempunyai banyak waktu untuk membaca keseluruhan informasi. Akhirnya, dibuatlah format tulisan yang mudah untuk dipindai mata kita. Kita sebagai audience yang diuntungkan.
Perubahan skill jurnalis
Dahulu seorang jurnalis hanya dapat menguasai satu bidang saja. Misalnya menulis atau memfoto saja. Kini, jurnalis dituntut untuk bisa melakukan segalanya.
Dewasa ini, media massa mainstream tidak hanya memiliki satu bidang saja. Misalnya cetak saja. Media massa kini memiliki berbagai bidang hasil produksi para jurnalis. Berita yang disajikan dalam berbagai bentuk. Audio, foto, bahkan video.
Oleh sebab itu, jurnalis di era kini harus dapat menguasai skill tersebut agar bisa bersaing dengan yang lain.
Dewasa ini, media massa mainstream tidak hanya memiliki satu bidang saja. Misalnya cetak saja. Media massa kini memiliki berbagai bidang hasil produksi para jurnalis. Berita yang disajikan dalam berbagai bentuk. Audio, foto, bahkan video.
Oleh sebab itu, jurnalis di era kini harus dapat menguasai skill tersebut agar bisa bersaing dengan yang lain.


0 comments: