BANDUNG - Enjang Muhaemin, dosen FDK UIN Sunan Gunung Djati, menjelaskan kepada mahasiswa seputar jenis-jenis berita yang dilihat dari berbagai perspektif. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Z8, Jumat (18/9).
Dilihat dari dampaknya, jenis berita terbagi menjadi dua. Hard news dansoft news. Perbedaannya, hard news sifatnya harus segera diketahui oleh publik. Sedangkan soft news tidak. "Hard news isinya hanya menjelaskan permukaan berita yang mencakup 5W 1H saja. Soft news isinya lebih mendalam" ujar Enjang.
Sedangkan dilihat dari targetnya, berita dibagi menjadi straight news, depth news, investigative news, dan feature news.
Enjang memaparkan, straight news terdiri dari 5W 1H. Menjelaskan inti informasi saja. Sedangkan depth news memperdalam why (kenapa) danhow (bagaimana) dari sebuah kejadian.
Investigative news merupakan berita hasil penyelidikan wartawan dari suatu hal. "Titik penekanannya lebih ke who. Misalnya, siapa yang bertanggung jawab atas suatu hal," ujar pria berkumis ini.
Sedangkan feature news merupakan berita yang memiliki nilai empati, peduli, mengundang simpati, membuat senang atau lucu, dan human interest.
Haekal, mahasiswa yang mengikuti kelas ini, berpendapat, dengan adanya kelas ini, ia dapat mengetahui jenis-jenis berita. "Saya jadi lebih tau ya. Sebelumnya saya kira tulisan feature tidak termasuk ke dalam berita. Ternyata salah satu jenis berita," ujarnya saat ditemui seusai kelas.

0 comments: